22.7 C
Samarinda
Selasa, November 30, 2021

Sektor Ekonomi Bontang Turun, Dewan Minta Agar Saling Bersinergi

Must read

Foto : Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam (tengah) bersama peserta Musrenbang.

 

HABARKALTIM.co.id, Bontang–Imbas dari pandemi Covid-19 sektor perekonomian kota Bontang mengalami penurunan, tercatat pada tahun 2020 lalu sektor ini mengalami penurunan sebesar 2.76 persen dengan memperhitungkan migas, sedangkan tanpa memperhitungkan migas penurunan sebesar 2.38 persen.

Alasan penurunan tersebut diklaim karena adanya penurunan produktivitas pada sektor industri pengolahan, serta turunnya sumbangan dari sektor pertambangan batu bara dan sektor lainnya, disebabkan karena adanya kebijakan pembatasan aktifitas pada tahun lalu.

“Penurunan pertumbuhan ekonomi tersebut disertai juga dengan peningkatan angka pengangguran, dari 9,02 persen 2019 menjadi 9,46 persen tahun 2020,” jelas Plh Wali Kota Aji Erlinawati, Selasa (30/3/2021).

Aji Erlinawati pun membeberkan bahwa tingkat kemiskinan ada kenaikan dari 4,22 persen 2019 menjadi 4,38 persen tahun 2020. Indikator-indikator ini, disebut Aji, perlu menjadi perhatian bersama dalam merumuskan arah kebijakan dan prioritas program dalam perencanaan pembangunan 2022.

“Untuk itu, sejalan dengan tema pembangunan nasional 2020 yakni (Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural), maka perencanaan pembangunan Bontang harus secara konsisten mendukung upaya pemulihan tersebut,” urainya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam senada bahwa memang telah terjadi penurunan tidak hanya sektor ekonomi namun sektor lainnya pun ikut berpengaruh karena pandemi Covid-19.

BACA  Berantas Narkoba, Agus Suhadi Sepakat Anggota DPRD Tes Urin

Andi Faizal meminta kepada pemerintah kota agar dapat mencari solusi terkait permasalahan tersebut.

“Kita harap kebijakan pemerintah terus berjalan. Misalnya bantuan sosial, dan bantuan UMKM. Dengan perlahan perekonomian bisa membaik. Semoga Covid-19 ini juga segera berlalu,” kata politi Golkar

Ia pun berharap agar semua pihak bisa saling membantu agar pemulihan sektor ekonomi dan lainnya cepat terealisasi.

BACA  Anggota DPRD Bontang Nilai Biaya Swab bagi Penjaga Pasien Dianggap Memberatkan

“Dalam kondisi seperti memang kita harus saling membantu. Tahun ini pemerintah juga tentu mulai melakukan pemulihan secara perlahan,” imbuhnya.

Pemulihan pariwisata serta pemulihan dan revitalisasi sektor UMKM masuk dalam usulan prioritas Musrenbang RKPD 2022.

Pun dengan anggota Komisi II Nursalam. Dirinya juga mendorong agar pemerintah segera melakukan pemulihan perekonomian. Kata dia, banyak hal yang bisa dilakukan. Salah satunya menarik investor dari sektor industri hilir.

“Kami Komisi II tetap dalam tupoksinya. Selalu mengawal kebijakan pemerintah dalam hal perekonomian. Saya kira, eksekutif dan legislatif tetap bersinergi mendorong peningkatan ekonomi,” tambahnya. [adv/shl/abe]

 

Facebook Comments

- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

More articles

- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest article

Facebook Comments