29.9 C
Samarinda
Senin, Desember 6, 2021

Satu Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan

Must read

habarkaltim.co.id, Balikpapan–Satu pasien positif Covid-19 yang berada di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan hari ini meninggal dunia. Hal ini diumumkan langsung oleh Walikota Balikpapan Rizal Effendi saat jumpa pers di Kantor Wali Kota Balikpapan, Minggu (29/3/2020).

“Salah satu dari 6 orang pasien yang terkonfirmasi positif di Balikpapan meninggal dunia,” kata Rizal.

Pasien dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.59 wita.

“Pasien berusia 60 tahun dan ada penyakit bawaan pneumonia dan jantung,” ujarnya lagi.

Rizal menjelaskan bahwa pasien yang meninggal berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan masuk dalam Kluster Gowa, Sulawesi Selatan.

Sehari sebelumnya, (28/3/3/2020) pasien yang tercatat dengan kode BPN 10 ini dinyatakan positif Covid-19 setelah diisolasi di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo sejak tanggal 21 Maret 2020.

Pasien berencana mengikuti Ijtima pada 19-22 Maret 2020 namun kegiatan tersebut batal dilaksanakan, saat pasien melakukan perjalanan pulang singgah di Kota Balikpapan mengeluhkan sakit dan dirawat di Rumah Sakit Kanujoso.

“BPN 10 pasien merupakan warga Banjarmasin yang mengikuti kegiatan Ijtima Jamaah Tablig Dunia Zona Asia di Kabupaten Gowa Makassar, yang rencananya dilaksanakan tanggal 19 sampai 22 Maret, tapi belum mulai sudah dibubarkan waktu itu jadi tidak sempat terlaksana, yang bersangkutan saat pulangnya singgah Balikpapan di Balikapapan pas tanggal 21 mengalami sakit dengan gejala seperti keluhan demam, batuk dan dirawat di Rumah Sakit Umum Kanujoso Balikpapan dan dilakukan pengujian dan keluarlah hasilnya sekarang positif,” terang Andi M Ishak Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim saat konferensi pers di Kantor Dinas Kesehatan Kaltim, Sabtu (28/3/2020) lalu.

BACA  Astra Motor Samarinda Kampanyekan #Cari_aman Dulu, Ini Yang Harus Diperhatian Sebelum Berkendara

Rizal menjelaskan lagi bahwa sesuai protokol pemakaman dilakukan maksimal 4 jam setelah meninggal dunia sehingga pasien tersebut dimakamkan pada pukul 17.00 wita di Balikpapan, hal tersebut sudah disampaikan kepihak keluarga dan pihak keluarga mengikhlaskannya.

BACA  Sahbirin Noor, Kalsel Siap Topang Ketahanan Pangan Ibu Kota Baru

Hari ini kembali di umumkan oleh Achmad Yurianto Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 bahwa jumlah kasus postif menjadi 1.285 kasus, yang sembuh menjadi 64 kasus dan yang meninggal dunia menjadi 114 kasus termasuk 1 kasus di Balikpapan.

“Kita sudah melaksanakan pemeriksaan lebih dari 6.500 spesimen orang, dalam kaitan dengan pemeriksaan ini dimana sekarang kita pahami bahwa ada penambahan kasus baru positif sebanyak 130 sehingga jumlah sekarang menjadi 1.285 kasus positif,” ujarnya di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (29/3/2020).

Penulis: Iqbal
Editor: Abe

Facebook Comments
- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

More articles

- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest article

Facebook Comments