27.6 C
Samarinda
Selasa, November 30, 2021

Disdikbud Kaltim Gelar Penguatan Pendidikan Karakter SMK

Must read

Foto : Sebanyak 80 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se Kalimantan Timur khususnya SMK-SMK yang berada di Kota Samarinda mengikuti kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter SMK tahun 2019.

habarkaltim.co.id, Samarinda–Sebanyak 80 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se Kalimantan Timur khususnya SMK-SMK yang berada di Kota Samarinda mengikuti kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter SMK tahun 2019, yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi (Disdikbud Kaltim) Kalimantan Timur bertempat di Hotel Bumi Senyiur jalan Diponegoro Samarinda, acara yang rencananya akan berlangsung selama empat hari dimulai dari hari selasa (19/11) lalu dan rencana akan berakhir pada hari jum’at (22/11).  

Kegiatan penguatan pendidikan karakter ini dilatarbelakangi oleh keinginan Presiden Republik Indonesia agar siswa siswi SMK diberi penguatan diberbagai hal agar nantinya serapan angkatan kerja dari lulusan SMK lebih tinggi, hal ini disampaikan Surasa Kepala Seksi (Kasi) Peserta Didik dan Pembangunan Karakter bahwa “harapannya Pak Presiden supaya SMK itu diberi penguatan diberbagai hal yang namanya revitalisasi untuk mengenjot serapan lulusan SMK itu supaya lebih tinggi”, ujarnya.

Dijelaskan pula penguatan pendidikan karakter sama pentingnya dengan pendidikan kompetensi/skill, sehingga nantinya perusahaan/industri tidak merasa dirugikan ketika mempekerjakan lulusan dari SMK. “Yang kedua karakter dianggap penting selain aspek kompetensi karena perusahaan atau industri ketika menemukan karyawan sepintar apapun dia ketika karakternya itu tidak terbentuk dengan baik perusahaan pasti akan rugi oleh karena itu dari aspek pembentukan karakter kita melakukan kegiatan penguatan pendidikan karakter”, terangnya Surasa.

Dalam kegiatan ini pihak Disdikbud Kaltim berkolaborasi dengan pihak Polresta Samarinda, karena materi yang disampaikan tentang ketarunaan, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, sikap percaya diri serta memiliki nila-nilai wawasan kebangsaan. Surasa menyampikan bahwa “penguatan karakter dilakukan disemua sektor diantaranya disiplin, rasa tanggung jawab, percaya diri kemudian memilik nilai-nilai wawasan kebangsaan tentu salah satu organisasi pemerintah yang berwenang melakukan internalisasi karakterisasi wawasan kebangsaan itu adalah kepolisian”.

BACA  Unitomo Kolaborasi JMSI Jatim Ajukan Jadi Lembaga Penguji UKW
Pendidikan Baris Berbaris (PBB) dilaksanakan pagi dan malam hari (menjelang istirahat malam) salah satu materi yang diajarkan dalam kegiatan penguatan pendidikan karakter agar tertanamnya disiplin dan jiwa kebersamaan (korsa)

IPDA Dr Andi Sutanto MPD Ketua Tim Pelatih menyampaikan bahwa materi yang disampaikan dari jam 04.00 wita – 22.00 wita selain ketarunaan juga diberikan materi lainnya seperti disiplin terhadap pelaksanaan ibadah masing-masing agama, pengetahuan hukum, pengetahuan informasi dan teknologi, wawasan kebangsaan (Wasbang) dan Cinta Tanah Air, Proxy War (Perang Semesta) serta berbagai undang-undang (UU), diantaranya UU ITE (Informasi Transaksi Elektronik), UU Narkoba dan UU Lalu Lintas.“Kita diminta bantuan dari diknas untuk pendidikan karakter, karakter ketarunaan dalam konteks siswa SMK se Samarinda, untuk membentuk disiplin dari hal-hal yang kecil kemudian beberapa materi yang sudah kita siapkan berdasarkan dari permintaan diknas seperti materi etika dan prilaku, pengenalan umum dengan undang-undang ada materi tentang lalu lintas kemuadian materi tentang narkoba, kemudian proxy war”, ujarnya.

BACA  Pendaftaran Dibuka, Ini Syarat Calon Anggota Dewan Pers Periode 2022-2025

Lebih lanjut disampaikan Andi Sutanto yang juga saat ini menjabat sebagai Perwira Urusan Administrasi Personil (Paurminpers) Bagian SDM Polresta Samarinda mengharapkan dari kegiatan ini menumbuhkan sikap kemandirian, kedisiplinan serta memiliki jiwa spiritualisme yang kuat serta memiliki akhlak yang kuat dalam hal ideologi Pancasila. “Harapan yang diharapkan disini adalah pertama kemandirian, kedisiplinan yang ketiga jiwa spiritualismenya dikuatkan kemudian rasa saling menghargai, menghormati, cinta tanah air, patriotisme, nasionalismenya juga harus semakin kuat karena mengingat bonus demografi kita kedepan Indonesia dimasa keemasan nanti tentu merekalah generasi muda yang nanti kuat dalam hal akhlak kuat dalam hal ideologi Pancasila, patriotisme, dan cinta tanah air, kemudian kuat juga dalam hal mereka mempersiapkan diri untuk meraih atau menjadi agent of change atau agen perubahan”, jelasnya.

Charles salah satu peserta dari SMK Kehutanan Samarinda menjelaskan sangat menyambut baik diadakan kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter SMK ini karena bisa melatih metal kedisiplinan, melatih mental kedisiplinan jiwa kebersamaan atau jiwa korsa. “Sangat baik karena disini kami bisa melatih mental terus kedisiplinan jiwa kebersamaan atau jiwa korsa, jadi kami disini bisa mengenal satu sama lain dan terutama bisa menanamkan jiwa nasionalisme yang di didik oleh bapak-bapak polisi itu sangat berguna kepada kami, ujarnya. Charles yang berasal dari Kalimantan Barat (Kalbar) ini menyampaikan pula bahwa selama mengikuti kegiatan diajarkan pula bersikap sopan dalam pembicaraan, melaksanakan shalat tepat waktu seta diajarkan berbagai UU serta baris berbaris (PBB), “sikap yang baik dalam pembicaraan sopan terus tentang keagamaan juga, shalat tepat waktu terus peratura baris berbaris benar bagi anak sekolah bagaimana cinta tanah air dan bela negara serta tentang peraturan berlalu lintas”, tutupnya  

BACA  Dukung Program Pemerintah, Bigmall Samarinda Tutup Operasional 25 Maret hingga 5 April 2020
BACA  Statement Indra Charismiadji Tidak Mendasar KKPS Muara Badak “Tantang Turun Ke Lapangan”

Penulis: Erma Editor : Abe

Facebook Comments
- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

More articles

- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest article

Facebook Comments