“WFH (work from home) tidak mengurangi pelayanan Pemprov Kaltim kepada masyarakat, namun membatasi pertemuan langsung atau fisik dengan harapan penyebaran Covid-19 bisa ditekan,” terangnya.
“Kami atas nama Pemprov Kaltim mohon maaf dengan ketidaknyaman dalam memberikan pelayanan ini. Ini tidak lain demi rasa aman dan nyaman kepada semua pihak,” pungkasnya.
Selanjutnya, tim dari BPBD Kaltim akan mensterilkan semua ruangan di kantor Gubernur Kaltim dengan menyemprot cairan disinfektan.[rdks/abe]
sumber: Kompas.com
Facebook Comments

