23.5 C
Samarinda
Minggu, September 26, 2021

Mengenal Fitur Combi Brake System (CBS)

Must read

 

HABAR KALTIM – Sejak 2009 silam, Honda telah merencanakan pengaplikasian Combi Brake System (CBS) pada seluruh matic Honda. Hal itu didasari atas kebutuhan konsumen akan kendaraan yang mampu memberi menyamanan dan keselamatan lebih baik saat berkendara.

CBS merupakan sistem pengereman yang menggabungkan rem depan dan rem belakang. Hanya dengan menekan tuas rem tangan sebelah kiri/tuas rem belakang maka rem depan dan rem belakang berfungsi secara bersamaan.

Pada rem depan jarak pengeremannya terlalu pendek sedangkan rem belakang jarak pengeremannya lebih panjang. Sehingga jika digabungkan akan menghasilkan pengereman yang optimal dan tepat.

Dengan adanya teknologi ini, porsi kebutuhan  antara rem depan dan rem belakang sesuai dengan kebutuhan pengereman akan dipotimalkan sehingga tercapai jarak pengereman yang diinginkan.

Cara Kerja Combi Brake System

Ketika tuas rem kiri tarik, maka equalizer akan bekerja untuk mendistribusikan tenaga tekanan menjadi dua, yang satu menuju rem  roda belakang dan yang satunya lagi menuju ke tuas ungkit.

Gunanya untuk menekan knocker yang akan menekan piston hidrolik untuk kemudian bereaksi mengaktifkan rem cakram depan. Pada proses ini kekuatan pengereman akan terbagi secara otomatis pada roda depan dan belakang.

BACA  Deklarasi Komunitas CRF Owner Sanggata, Berikan Edukasi Safety Riding

Dengan teknologi CBS, kinerja pengereman sepeda motor akan semakin baik dan jarak berhenti sepeda motor akan semakin pendek berkat pendistribusian tekanan rem secara tepat pada rem depan dan belakang, ujar fajrin nur huda selaku Safety Riding Instruktur Astra Motor Kaltim 2.

Perlu diingat, supaya rem tetap berfungsi secara optimal maka lakukanlah perawatan dan pemeriksaan secara rutin di bengkel AHASS terdekat, agar rem dan seluruh komponen sepeda motor tetap terjaga dalam kondisi prima. (*)

Facebook Comments

BACA  Komunitas Honda BeAT Samarinda Donasikan APD dan Masker Medis Kepada Rumah Sakit Rujukan Covid-19
- Advertisement -spot_img

More articles

- Advertisement -spot_img

Latest article

Facebook Comments