24.3 C
Samarinda
Kamis, Juli 11, 2024

Kisah Sukses Fidela Membangun Bisnis Bidang Kecantikan (2-Habis)

Must read

Di tahun 2019, akhirnya Fidela mewujudkan cita-cita dan menguji keberuntungannya melalui usahanya sendiri yang pertama kali di buka di daerah Jati Kramat dengan brand Fidela Beauty.

HABAR KALTIM, Samarinda – “Selain hobi, saya juga memang suka bidang estetika kecantikan. Alhamdulillah sekarang sudah berjalan empat tahun,” sebut Fidela.

Kurang dari satu tahun sejak usahanya berjalan, sudah banyak pelanggan yang menghampiri. Bahkan para customer Fidela Beauty itu tak hanya dari Jabotabek saja, tapi dari Medan, Surabaya hingga Bali.

“Alhamdulillah saat ini customer sudah banyak. Karena banyak , akhirnya mereka memanggul untuk melakukan home care, perawatan di rumah. Untuk penanganan ini saya sendiri yang mengerjakan, khususnya yang sifatnya tindakan, tapi untuk yang ringan biasa dibantu asisten,” beber Fidela.

Jenis perawatan yang ditawarkan Fidela Beauty antara lain, nail art, veneer, eyelash, sulam alis, sulam bibir dan infus whitening. “Untuk perawatan ini berbeda-beda tergantung treatmen yang dipilih customer,” ucapnya.

Usai menikah pada tanggal 10 Juni 2023 lalu, Fidela diboyong sang suami untuk hidup bersama di Samarinda. Melihat potensi dan peluang bisnis di Samarinda, Fidela sangat semangat sekali untuk membuka usaha keduanya di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tersebut.

“Saya ke sini (Samarinda, red.) karena ikut suami. Kepinginnya juga buka usaha di sini, insyallah kita akan buka klinik atau home care di Samarinda. Tapi untuk sementara perawatan yang ditawarkan masih terbatas, seperti naik art, sulam alis san sulam bibir dulu. Nanti kita bertahap, karena customer saya juga banyak di Jabotabek dan beberapa daerah lain,” terang perempuan yang mengantongi predikat The Best Terapis di salah satu klinik kecantikan yang populer di Bekasi ini.

BACA  Ketua KOTI Mahatidana Pemuda Pancasila PW Kaltim Tegaskan 4 Ribuan Siap Amankan Jalan Sehat.

“Jangan malu untuk bekerja, jadilah perempuan yang mandiri, bisa membeli barang apapun dari keringat sendiri. Jangan pernah bergantung pada siapa pun, karena di dunia usaha, sekecil apapun usaha yang dijalankan, tetap kamu bosnya,” tutupnya. (*)

Facebook Comments
- Advertisement -spot_img

More articles

- Advertisement -spot_img

Latest article

google-site-verification=pw8c90OYKRwNc9SohygIVWrRC1FVcnRT_68_qOeWZYY