Sabtu, April 25, 2026
spot_img
BerandaBPBD KaltimBPBD Gandeng Pentahelix untuk Standarisasi Rencana Penanggulangan Bencana

BPBD Gandeng Pentahelix untuk Standarisasi Rencana Penanggulangan Bencana

HABAR KALTIM, Balikpapan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan menjalin kerjasama dengan Pentahelix dalam rangka menyusun standarisasi Rencana Penanggulangan Bencana (RPB). Focus Group Discussion (FGD) digelar di Hotel Horison pada Kamis (9/11/2023) untuk membahas RPB, menandakan kerja sama antara BPBD Balikpapan dan unsur Pentahelix.

“Kami dari BPBD menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama unsur Pentahelix untuk membahas RPB,” ungkap Sekretaris BPBD Kota Balikpapan, Fahrianoor Rullah Hakim.

RPB menjadi bagian dari kajian risiko bencana tahun 2023, dengan BPBD Balikpapan berkolaborasi dengan unsur Pentahelix untuk diskusi jangka panjang. Dokumen ini diharapkan dapat diselesaikan dan bermanfaat dalam kurun lima tahun ke depan.

Pentahelix, sebuah model inovatif pengembangan dari QuadrupleHelix, menghubungkan Akademisi, praktisi/bisnis, komunitas, pemerintah, dan media untuk menciptakan ekosistem berbasis kreativitas dan pengetahuan. Konsep ini diharapkan menghasilkan solusi untuk pengembangan kreativitas, inovasi, dan teknologi, terutama untuk industri kreatif.

Fahrianoor Rullah Hakim, Sekretaris BPBD Kota Balikpapan, menyatakan bahwa FGD ini bertujuan menyusun langkah-langkah penanggulangan yang akan menjadi bagian dari dokumen RPB. Proses penyusunan melibatkan tahapan dengan presentasi data dan bahan serta melibatkan stakeholder atau unsur Pentahelix.

Dokumen RPB diharapkan bisa diterapkan selama lima tahun dengan penentuan skala prioritas dan melibatkan konsultasi publik. Dalam FGD tersebut, disepakati bahwa tiga bencana dengan skor tertinggi adalah banjir, longsor, dan gelombang ekstrim.

“Terdapat list bencana yang disampaikan dan akhirnya menyepakati tiga skor tertinggi bencana yakni banjir longsor dan gelombang ekstrim,” bebernya.

BACA  BPBD Berau dan Mitra Padamkan Kebakaran Rumah Kontrakan di Berau

Fahrianoor menyampaikan bahwa FGD ini merupakan pertemuan ketiga yang mencoba menyepakati usulan kegiatan untuk penanggulangan terhadap tiga musibah tersebut. Proses ini memerlukan sinergi untuk mengidentifikasi program yang dilakukan oleh para Pentahelix, yang akan dijadikan dalam bentuk program tahunan.

BACA  BPBD Balikpapan Wujudkan Kesiapsiagaan Antikebakaran dengan Bangun Bak Penampungan Air

Selanjutnya, BPBD Balikpapan akan merumuskan target dan tahapan menjadi sebuah daftar kegiatan, dan melakukan asistensi dengan BNPB untuk standarisasi dokumen RPB. Meskipun dokumen ini seharusnya tidak pernah digunakan karena itu berarti terjadi musibah, tetapi penting untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat. (adv)

Facebook Comments

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

Facebook Comments