32.1 C
Samarinda
Jumat, November 26, 2021

Kaltim Bertambah 15 PDP, Salah Satunya Meninggal Dunia

Must read

habarkaltim.co.id, Samarinda–Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) Corona Virus Disease (Covid-19) di Kalimantan Timur meninggal dunia pada Rabu, 15 April 2020 di Rumah Sakit Umum Daerah AM Parikesit Tenggarong.

Pasien adalah seorang wanita 47 tahun, merupakan pelaku perjalanan dari Jember dan tiba di Kutai Kartanegara pada tanggal 1 April, kemudian pada tanggal 8 April di rawat di RSUD AM Parikesit dengan keluhan batuk, sakit tenggorokan, sesak nafas serta memiliki gambaran pneumonia.

“Telah dilakukan pemeriksaan Rapid test dengan hasil Negatif. Telah diambil sampel Swab pada tanggal 11 april. Dan pada tanggal 14 april 2020 kasus meninggal dunia,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim Andi M Ishak saat video konferensi.

Untuk hari ini di Kaltim sendiri ada penambahan PDP sebanyak 15 orang diantara dari Kutai Kartanegara 6 orang kemudian dari Kutai Timur 7 orang dan Samarinda 2 orang.

Selain PDP yang meninggal dunia lima kasus lainnya adalah ada 2 Kasus merupakan pelaku perjalanan dari Gowa, yaitu 2 orang laki-laki dengan usia 48 tahun dan 75 tahun, masing-masing memiliki keluhan demam, batuk dan sakit tenggorokan, serta memiliki gambaran bronchitis, saat ini di rawat di RSUD AM Parikesit Tenggarong.

Kemudian ada laki-laki 21 tahun merupakan PDP yang di tetapkan oleh tim Medis RSUD Abadi Samboja dengan keluhan demam, batuk, sakit tenggorokan, serta memiliki gambaran bronchitis, saat di rawat di RSUD Abadi Samboja.

BACA  Pegadaian Apresiasi Peraih Medali Olimpiade Tokyo dengan 3 kg Tabungan Emas

Satu kasus laki-laki 37 tahun yang ditetapkan PDP oleh tim Medis RSUD AM Parikesit dengan keluhan demam, sakit tenggorokan dan memiliki gambaran bronchitis dan di rawat di RSUD AM Parikesit.

Untuk satu kasus PDP terakhir dari Kukar hingga hari ini adalah wanita 31 tahun merupakan kasus yang ditetapkan oleh tim medis RSUD AM Parikesit dengan keluhan demam, batuk, sakit tenggorokan, serta memiliki gambaran bronchitis. dan saat ini di rawat di RSUD AM Parikesit.

BACA  Astra Motor Kaltim 2 Gelar Pencarian Bakat Astra Honda Motor Best Student 2020

Adapun penambahan 7 kasus PDP dari Kutim diantaranya adalah seorang wanita 35 tahun merupakan pelaku perjalanan dari Banjarmasin dengan keluhan demam, batuk, pilek, sesak nafas, dan nyeri tenggorokan. Kasus dirawat di RSUD Kudungga Sangatta.

Kemudian ada laki-laki 55 tahun merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dengan keluhan demam dan batuk, serta hasil Rapid Test Reaktif saat ini di rawat di RSUD Kudungga.

Selanjutnya ada laki-laki 52 tahun merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dengan keluhan demam, pilek, batuk, serta hasil Rapid Test Reaktif. Kasus di rawat di RSUD Kudungga.

Untuk 3 kasus lainnya adalah seorang wanita, usia 45 tahun dan 23 tahun serta seorang laki-laki usia 26 tahun merupakan kontak erat dari PDP 52 tahun di atas, dengan masing-masing memiliki keluhan batuk serta memiliki hasil Rapid test Reaktif. Ketiganya saat ini di rawat di RSUD Kudungga.

PDP terakhir yang ada di Kutim hingga hari ini adalah laki-laki 51 tahun merupakan kasus PDP yang ditetapkan oleh tim Medis RSUD AM Parikesit dengan keluhan demam, batuk, sakit tenggorokan dan sesak nafas, serta memiliki gambaran Pneumonia. Pasien di rawat di RSUD AM Parikesit Tenggarong.

Untuk 2 PDP yang dari Samarinda adalah seorang laki-laki 60 tahun merupakan pelaku perjalanan dari Gowa yang dilaporkan PDP dari RSUD AW Syahranie, memiliki keluhan demam, batuk, pilek, dan sesak nafas, serta memiliki penyakit bawaan, yaitu Diabetes Melitus dan Penyakit Jantung. Pasien di rawat di RSUD AW Syahranie Samarinda dan satu kasus lainnya adalah seorang wanita 30 tahun merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta tidak memiliki keluhan, telah melakukan pemeriksaan Rapid Test dengan hasil Reaktif saat ini dirawat di RSUD IA Moeis Samarinda.

BACA  Volume Penggunaan Tapcash BNI Paling Tinggi Untuk Masuk Tol Balsam
BACA  Volume Penggunaan Tapcash BNI Paling Tinggi Untuk Masuk Tol Balsam

Sedangkan kasus yang masih dalam proses pemantauan ada sebanyak 108 orang.

“Sehingga total PDP hingga hari ini (15/4/2020) ada sebanyak 291 orang,” kata Andi yamg juga merupakan Plt Kadis Kesehatan Kaltim.

Diketahui bahwa hingga hari ini kasus terkonfirmasi Covid-19 yang ada di Kaltim adalah kasus positif ada 35 orang, yang sembuh ada 8 orang dan yg meninggal ada 1 orang.

Penulis: Erma
Editor: Abe

Facebook Comments
- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

More articles

- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest article

Facebook Comments