29.9 C
Samarinda
Kamis, Desember 2, 2021

Kaltim Ada Penambahan 2 Kasus Covid-19 dari Kutai Timur

Must read

Foto: Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak

habarkaltim.co.id, Samarinda–Data Perkembangan kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (1/5/2020) yang disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 2 kasus sehingga total menjadi 136 kasus diantaranya 13 kasus sembuh dan meninggal dunia 1 kasus.

“Hari ini yang terkonfirmasi Covid ada 2 kasus sehingga total yang terkonfirmasi Covid-19 hari ini berjumlah 136 kasus,” ujar Andi dalam video konferesni melaui aplikasi zoom.

Kedua kasus terkonfirmasi positif ini berasal dari Kutai Timur, yakni dengan kode KTM 19 laki-laki usia 52 tahun, merupakan ODP sebagai pelaku perjalanan dari Gowa yang memiliki gejala pilek dan sakit tenggorokan.

Kasus melakukan isolasi diri di rumah sejak 24 maret 2020, tanggal 20 april dilakukan rapid test dengan hasil reaktif dan kemudian di rawat di ruang isolasi RS Kudungga Sangatta.

Dan pasien dengan kode KTM 20, wanita usia 51 tahun, merupakan tracing kontak erat KTM 15 dari kluster Gowa yang memiliki keluhan pilek dan melakukan isolasi diri dirumah sejak 24 maret 2020, tanggal 20 april dilakukan rapid test dengan hasil reaktif, kemudian kasus dirawat di ruang isolasi RS Kudungga Sangatta.

BACA  Ketua DPRD Bontang Apresiasi Kinerja Satgas Covid-19

Sebelumnya pria yang juga menjabat sebagai Plt Kadis Kesehatan Kaltim ini menyampaikan data terkait ada penambahan Orang Dalam Pemantauan (ODP) yaitu sebanyak 48 kasua sehingga total ODP ada 7.969 kasus.

Adapun yang selesai pemantauan hingga ada 77 kasus sehingga total 6.755 kasus sedangkan yang masih dalam proses pemantauan ada 1.214 kasus.

BACA  Backstreet Rookie Drakor Terbaru Gantikan The King: Eternal Monarch

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada penambahan sebanyak 8 kasus sehingga total PDP ada 552 kasus.

Penambahan PDP sebanyak 8 kasus ini berasal Berau ada 2 kasus, yaitu 1 kasus laki-laki 36 tahun, merupakan Pelaku perjalanan dari Makassar yang ditetapkan sebagai PDP oleh klinisi RSUD Abdul Rivai dengan gambaran Pneumonia. Kasus dirawat di RSUD Abdul Rivai Berau.

Kemudian 1 kasus laki-laki 36 tahun, merupakan Pelaku perjalanan dari Jogjakarta yang ditetapkan sebagai PDP oleh klinisi RSUD Abdul Rivai.

Penambahan selanjutnya berasa dari Kutai Timur sebanyak 2 Kasus, yaitu 2 Kasus laki-laki 52 tahun dan Wanita 51 tahun, merupakan ODP yang terkonfirmasi Covid-19 hari ini.

Selanjutnya penambahan kasus PDP berasal dari Balikpapan sebanyak 4 Kasus diantaranya 1 Kasus laki laki 14 tahun merupakan PDP yang ditetapkan oleh DPJP dan Dinkes Kota Balikpapan. Kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.

Seterusnya ada 1 Kasus laki-laki 30 tahun, merupakan PDP yang ditetapkan oleh DPJP dan Dinkes Kota Balikpapan yang memiliki gambaran broncopneumonia dengan hasil rapid test reaktif. Kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.

Kemudian 1 Kasus laki-laki 32 tahun merupakan PDP yang ditetapkan oleh DPJP dan Dinkes Kota Balikpapan dengan keluhan Batuk. Kasus dirawat di RS Bhayangkara Balikpapan.

Dan penambahan 1 Kasus terakhir PDP dari Balikpapan yaitu wanita 62 tahun, merupakan PDP yang ditetapkan oleh DPJP dan Dinkes Kota Balikpapan memiliki gambaran bronchitis dan dengan comorbid Hipertensi dan Diabetes Melitus. Kasus dirawat di RS Restu Ibu Balikpapan

BACA  Wah, Ada Program Menarik Untuk Pembelian PCX dan ADV150

“Penambahan kasus negatif ada 1 sehingga total negatif ada 222 kasus, probable 1 kasus,” ujar Andi.

Penambahan kasus negatif berasal dari Kutai Timur, wanita usia 46 tahun, merupakan Kasus PDP yang telah dirawat di RSUD Kudungga Sejak 17 April 2020.

BACA  Bullying Dialami Seorang Anak Penjual Jalangkote

“Sedangkan yang masih dalam proses menunggu hasil lab ada sebanyak 193 kasus,” kata Andi.

Penulis: Erma
Editor: Abe

Facebook Comments
- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

More articles

- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest article

Facebook Comments