27.5 C
Samarinda
Jumat, Juli 12, 2024

Ini Harapan Akhmed Reza Fachlevi untuk Indonesia di Usia 78 Tahun

Must read

HABAR KALTIM, Samarinda – Pada 17 Agustus 2023 ini, Indonesia memasuki usia yang tidak bisa lagi dikatakan muda. Negara ini sudah berusia 78 tahun. Tentu saja, banyak harapan yang tersemat di hari yang sangat penting dari masyarakat, termasuk dari Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi.

Dikatakan Reza, sapaan akrabnya, sebagai negara kesatuan, negara ini sudah sering dicoba untuk dihancurkan dengan berbagai macam isu. Dari mulai isu komunis, hingga suku, agama, dan antargolongan.

Dalam konteks ini, Reza berharap sebagai seorang warga negara Indonesia, bahwa bangsa ini akan terus tumbuh dan memperkokoh dasar-dasar kemerdekaannya.

“Ini harus melibatkan pertumbuhan ekonomi, stabilitas politik, dan peningkatan infrastruktur,” beber wakil rakyat dari daerah pemilihan Kutai Kartanegara ini.

Lebih lanjut, Reza, yang juga merupakan Ketua organisasi sayap Partai Gerindra, Tunas Indonesia Raya (Tidar) di Kaltim, juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan.

Menurutnya, pendidikan yang berkualitas adalah kunci untuk memberikan generasi muda peluang yang lebih baik. Ini termasuk peningkatan mutu sekolah, pengembangan kurikulum yang relevan, dan akses pendidikan yang merata.

“Pendidikan yang baik, memberikan peluang yang lebih baik bagi generasi muda. Harapan ini mencakup peningkatan kualitas sekolah, kurikulum yang relevan, dan akses pendidikan yang merata,” beber politisi muda ini.

Selain itu Reza berpendapat, dibidang kesehatan juga menjadi aspek penting. Terutama daerah-daerah pedalaman dan terpencil di Kaltim, masih sangat memerlukan dukungan dari Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) dengan fasilitas yang memadai dan pelayanan 24 jam. Ini melibatkan fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang memadai, serta dukungan seperti ambulans atau Puskesmas yang dapat diakses di wilayah perairan.

“Luasnya Indonesia, termasuk Kaltim ini ini menjadi tantangan tersendiri untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana di sektor kesehatan,” ulasnya.

BACA  Pesan di Hari Sumpah Pemuda Akhmed Reza Fachlevi: Pemuda Sebagai Pilar Pembangunan Bangsa

Pada tahap kedewasaan yang semakin nyata ini, Reza menggarisbawahi perlunya peningkatan kesejahteraan untuk semua lapisan masyarakat, termasuk di daerah terpencil. Dia menekankan pentingnya memberdayakan masyarakat desa, seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Ini adalah langkah penting untuk menghubungkan kesenjangan antara perkembangan di kota dan daerah terpencil, termasuk dalam hal akses internet.

Reza juga menegaskan harapannya bahwa Indonesia mampu mengembangkan sektor teknologi dan inovasi, untuk meningkatkan daya saing di tingkat global, menciptakan peluang kerja baru, dan memajukan ekonomi digital.

“Apa yang terjadi di kota, harapannya secara bertahap juga bisa dirasakan masyarakat di daerah terpencil, dalam hal ini misalnya akses internet,” bebernya.
Karena itu, harapannya, Indonesia mampu mengembangkan sektor teknologi dan inovasi untuk meningkatkan daya saing global, menciptakan lapangan kerja baru, dan memajukan ekonomi digital.

Sebagai pesan terakhir, Reza mendorong generasi muda untuk secara aktif terlibat dalam menyambut tantangan masa depan ini. Terlebih, mengingat Kaltim akan menjadi ibu kota Nusantara. Keterlibatan generasi muda diharapkan akan membantu memajukan negara menuju arah yang lebih baik.

“Maju tidaknya Indonesia pada 2045 mendatang, di ulang tahun ke-100 tahun, ditentukan generasi muda yang ada saat ini,” demikian tandas Reza.(red)

Facebook Comments
- Advertisement -spot_img

More articles

- Advertisement -spot_img

Latest article

google-site-verification=pw8c90OYKRwNc9SohygIVWrRC1FVcnRT_68_qOeWZYY